Platform Deteksi Dini Disleksia dengan Sistem Pembelajaran Adaptif
| Name | Role |
|---|---|
| Nauval Yusriya Athallah | Lead, Hacker |
| Nabiel Muhamad Irfani | Hustler |
| Muhammad Karov Ardava Barus | Hacker |
| Casta Garneta | Hipster |
| Thoriq Abdurrohman Taqy | Hacker |
Di Indonesia, diperkirakan terdapat lebih dari 5 juta anak dengan disleksia, namun 80% di antaranya tidak terdiagnosis secara resmi. Hambatan utama meliputi biaya diagnosis psikolog yang mahal dan minimnya tenaga ahli di daerah. LEKSA hadir untuk mendemokrasi akses deteksi dini melalui infrastruktur teknologi yang inklusif.
LEKSA adalah solusi web-based premium yang menggabungkan psikologi pendidikan dengan teknologi AI termutakhir:
- Physical-to-Digital Pipeline: Anak tetap menulis di media kertas untuk menjaga perkembangan motorik halus, sementara AI menangkapnya melalui visi komputer (kamera).
- Handwriting Transformer (SOTA): Menggunakan model TrOCR (Transformer-based OCR) yang dilatih khusus untuk mengenali tulisan tangan yang tidak beraturan.
- Privacy-First Architecture: Semua proses inferensi AI dan database berjalan di jaringan lokal (Edge Computing), menjamin data sensitif anak tidak pernah dikirim ke cloud.
Kami menggunakan arsitektur monorepo yang dioptimasi untuk performa laptop high-end (ROG Zephyrus):
| Komponen | Teknologi | Peran |
|---|---|---|
| Frontend | Next.js 14 | UI/UX Premium dengan interaksi real-time dan animasi dinamis. |
| Backend | FastAPI | REST API asinkron dengan concurrency tinggi untuk pengolahan gambar. |
| OCR Engine | TrOCR (Vision-Transformer) | Model AI SOTA (Microsoft/trocr-base) untuk pengenalan tulisan tangan. |
| Fuzzy Engine | RapidFuzz | Algoritma string matching untuk toleransi kesalahan tulis ringan. |
| Database | SQLite (Local DB) | Penyimpanan sesi lokal dengan latensi rendah. |
- Level 1 (Huruf Tunggal): Deteksi awal pengenalan karakter visual (e.g. 'A').
- Level 2 (Suku Kata): Menguji penggabungan konsonan-vokal (e.g. 'BA').
- Level 3 (Suku Kata Kompleks): Deteksi inversi dan omisi (e.g. 'BAN').
- Level 4-5 (Kata & Morfologi): Analisis kelancaran penulisan kata utuh (e.g. 'NYALA', 'MENEMANI').
Antarmuka "Dengarkan-Lalu-Tulis" yang intuitif dengan feedback visual untuk membantu fokus anak (kartu berubah warna saat audio diputar).
- Risk Score Analysis: Memberikan skor risiko 0-100 berdasarkan akurasi visi komputer.
- Error Pattern Recognition: Mendeteksi pola reversal (huruf terbalik seperti b/d, p/q) secara otomatis menggunakan AI.
- Learning Roadmaps: Merekomendasikan Level latihan LEKSA (1-5) yang harus diikuti anak berdasarkan hasil skrining.
- Orton-Gillingham Curriculum: Latihan berlevel (1-5) mulai dari pengenalan huruf konfusable (b/d, p/q) hingga morfologi kata.
- Dynamic Feedback: Sistem memberikan feedback langsung berdasarkan benar/salahnya jawaban anak dan menyesuaikan level secara otomatis.
cd BEpip install -r requirements.txtuvicorn app.main:app --reload --port 8000
cd FEnpm installnpm run dev
